akurat? Perhatikan paragraf berikut dan membandingkan apa yang Anda ketahui untuk info terbaru di
.
Wanita pekerja Indonesia, Ruyati, kehilangan nyawanya di Arab Saudi atas dakwaaan hukum setempat yang berujung pada hukuman mati. Kematian Ruyati ini sempat menjadi hal yang sensitif di Tanah Air. Vonis hukum mati ini, menurut hukum di Arab Saudi, bisa dibatalkan jika keluarga pihak yang dirugikan sudi memberi ampunan. (FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat)
... memulai lagi eksekusi-eksekusi pada kecepatan yang mengkhawatirkan...
adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Wise pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan beberapa pengalaman berharga
sementara itu masih bebas.
Arab Saudi "memulai lagi eksekusi-eksekusi pada kecepatan yang mengkhawatirkan", kata Amnesti Internasional bulan lalu, dengan menambahkan bahwa sekitar 140 tahanan diperkirakan berada dalam daftar hukuman mati di negara kerajaan tersebut. Organisasi yang bermarkas di London itu mengatakan, Arab Saudi adalah salah satu dari sejumlah kecil negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember lalu yang mendesak moratorium hukuman mati di seluruh dunia. Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata dan penyelundupan narkoba bisa dikenai hukuman mati sesuai dengan hukum Islam di negara Arab yang kaya minyak itu. (M014)
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2011 Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.combisa menarik. Jika Anda masih memiliki pertanyaan yang belum terjawab tentang
, Anda mungkin menemukan apa yang Anda cari dalam artikel berikutnya.
No comments:
Post a Comment